Pemprov DKI akan beri sanksi 3 PNS penjudi

Ketiga Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang tertangkap tangan oleh polisi karena bermain agen situs online akan segera mendapatkan sanksi dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta. Namun, ancaman sanksi yang akan diterima para pelaku disesuaikan dengan aturan kepegawaian.

“Ancaman sesuai aturan, itu ada di bidang kepegawaian semua dan kalau saya ditanya apa? Saya juga tidak hafal. Kita pasti proses itu berdasarkan aturan,” ujar Kepala Bidang Komunikasi dan Informasi Cucu Ahmad Kurnia kepada merdeka.com, Rabu (24/2).

Sanksi yang akan diberikan Pemprov sejauh berupa sanksi administratif. Akan tetapi, bentuknya akan disesuaikan terhadap tingkat kesalahan para pelakunya.

“Sanksi macam-macam, kalau baru pertama mungkin baru berupa teguran. Tapi kalau sudah 2 atau tiga kali, akan kita kenakan sanksi administrasi, berupa turun pangkat atau penundaan kenaikan pangkat,” lanjut dia.

Jika tersangka? “Itu beda, itu kan proses pengadilan. Kalau kita berdasarkan undang-undang yang diterbitkan pemerintah pusat,” tutup Cucu.

Tiga Pegawai Negeri Sipil (PNS) tertangkap basah sedang main judi di Kantor Kelurahan Palmeriam. 3 PNS itu berinisial AG, MN dan JP.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *