Sebelum dibakar, penumpang mobil dikabarkan gerebek perjudian

Pembakaran mobil Kijang Innova bersama dua penumpangnya di Desa Lau Bakeri, Kecamatan Kutalimbaru, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, Minggu (26/2) malam, masih menyisakan misteri. Selain ada perbedaan keterangan antara pihak kecamatan dengan kepolisian, identitas korban amuk massa ini juga belum jelas.

Namun, dari informasi yang beredar di lapangan, sebelum dikejar warga, lima penumpang Toyota Kijang Innova mengaku sebagai polisi dan menggerebek lokasi perjudian poker online di kawasan Desa Sampe Gita, Kecamatan Kutalimbaru. Namun, mereka diteriaki sebagai maling, sehingga melarikan diri dari kejaran warga.

Akhirnya, amuk massa pun terjadi. Dua orang dibakar bersama Toyota Kijang Innova yang mereka tumpangi, sedangkan tiga orang lainnya berhasil menyelamatkan diri.

Camat Kutalimbaru Imanuel Bangkit Ginting menyatakan, seorang di antara tiga orang itu menyelamatkan diri ke rumah kepala desa. Selanjutnya, dia dibawa ke Polsek Kutalimbaru.

Kepala Desa Lau Bakeri Adir Ginting yang dihubungi pun mengaku menyelamatkan satu di antara tiga orang itu.

“Ya, saya sedang di Polsek sama yang saya selamatkan. Tapi, ini sedang diproses, sama camat saja ya,” katanya.

Kapolresta Medan, Kombes Pol Monang Situmorang, yang datang ke lokasi justru menyatakan belum ada yang diamankan pihak kepolisian, baik dari pihak penumpang Toyota Kijang Innova maupun warga. Dia pun menyatakan, dari identifikasi sementara, kelima orang yang dikejar warga bukanlah aparat kepolisian.

Dia hanya mengakui kronologi amukan massa itu diawali teriakan maling kepada mobil yang mengarah dari Desa Sampe Gita menuju Desa Lau Bakeri. Teriakan itu membuat warga desa berkumpul dan akhirnya menghakimi. Tiga orang berhasil melarikan diri. Nahas bagi dua lainnya, mereka tidak bisa menyelamatkan diri.

Keduanya dibakar bersama mobil Toyota Kijang Innova yang ditumpangi. Jenazah keduanya sudah dievakuasi dan tengah diidentifikasi di RSUP H Adam Malik Medan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *