Mal, Toko Diizinkan Buka Hingga Jam 9 Malam

Mal, Toko Diizinkan Buka Hingga Jam 9 Malam – Pemerintah Indonesia telah melonggarkan pembatasan sosial terkait virus corona dengan mengizinkan mal, supermarket, dan pengecer beroperasi hingga pukul 21.00. dimulai pada hari Selasa karena lonjakan kasus baru mulai melambat. Tempat bisnis sebelumnya diperintahkan untuk menghentikan operasi pada pukul 19.00. Keputusan baru oleh Kementerian Dalam Negeri datang ketika angka pemerintah menunjukkan jumlah harian terendah dari kasus virus korona yang dikonfirmasi dalam lebih dari sebulan pada hari Senin.

Hal ini memungkinkan makan dalam ruangan dan operasi kantor dengan kapasitas 50 persen – dari 25 persen sebelumnya – tetapi berhenti sebelum melanjutkan pembelajaran langsung di sekolah. Indonesia telah mencatat 8.242 kasus virus korona dalam 24 jam terakhir, jumlah harian terendah sejak 5 Januari, sehingga total negara menjadi 1,17 juta. Jumlah kasus aktif mencapai 171.288. Rata-rata mingguan kasus baru telah menurun secara stabil dalam lima hari terakhir. Jumlah kematian harian berfluktuasi sejak awal bulan tetapi cenderung turun jika dibandingkan dengan paruh kedua Januari.

Ada 1.765 kematian terkait virus corona dalam periode delapan hari, sehingga total korban tewas menjadi 31.763 atau 2,7 persen dari kasus yang dikonfirmasi. Rata-rata tujuh hari korban tewas harian saat ini adalah yang terendah sejak 12 Januari. Negara ini baru saja melewati periode terburuk wabah dengan lebih dari 335.000 kasus dan 7.860 kematian pada Januari saja. Pakar kesehatan mengatakan bepergian dan berkumpul selama liburan akhir tahun adalah penyebab utama lonjakan dramatis itu. Saat Februari tiba, lonjakan mulai melambat di sebagian besar hotspot utama. Namun, Jakarta terus melaporkan angka harian yang lebih tinggi, termasuk rekor 4.213 kasus pada hari Minggu.

Ibukota telah mencatat total 296.969 kasus sejak wabah dimulai, lebih banyak daripada provinsi lain. Jawa Barat, yang memiliki jumlah kasus tertinggi kedua, tampaknya telah melewati puncaknya dengan rata-rata penurunan dalam tujuh hari selama delapan hari terakhir. Provinsi terpadat di negara itu memiliki total 169.207 kasus. Titik api lain seperti Jawa Tengah, Jawa Timur, Sulawesi Selatan, Riau, Sumatera Barat dan Banten telah melaporkan pertumbuhan yang lebih lambat dalam kasus baru jika dibandingkan dengan angka pada paruh kedua bulan Januari.Kalimantan Timur merupakan pengecualian karena kasus baru meningkat lebih cepat dari dua minggu lalu. Ada rata-rata 587 kasus sejak 1 Februari. Empat provinsi terpadat di negara itu di Jawa menyumbang sekitar 63 persen dari jumlah kematian nasional, dengan Jawa Timur mencatat kematian akibat Covid terbanyak dari 8.204. Jawa Tengah menyusul dengan 5.660 kematian, diikuti oleh Jakarta (4.616), Jawa Barat (2.051) dan Kalimantan Timur (1.080).

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *