Mendengarkan Keprihatinan Publik Adalah Kunci Sukses Kampanye Imunisasi

Mendengarkan Keprihatinan Publik Adalah Kunci Sukses Kampanye Imunisasi – Harapan meningkat di Malaysia dan di seluruh dunia saat vaksinasi Covid-19 sedang berlangsung. Survei baru kami terhadap 5.916 orang Malaysia juga mengungkapkan bahwa sikap terhadap virus berubah menjadi lebih baik, yang mencerminkan lebih banyak pemahaman tentang vaksin dan tingkat keparahan penyakit. Kami telah melihat tren yang menggembirakan terhadap lebih banyak orang yang ingin mendapatkan vaksinasi Covid-19. Sebuah studi World Economic Forum-Ipsos Agustus lalu menunjukkan dua dari tiga orang di Malaysia tidak yakin tentang imunisasi. Sebuah survei pemerintah Malaysia yang diterbitkan pada akhir Desember menunjukkan kemajuan yang menggembirakan di antara populasi terkait persepsi imunisasi mereka, dengan dua pertiga orang di Malaysia mengatakan ya untuk vaksin Covid-19.

Survei terbaru kami juga menunjukkan kemajuan ke arah yang benar, dengan hampir tiga dari lima responden bersedia mendapatkan vaksin dan hanya sebagian kecil (6 persen) orang di Malaysia yang mengatakan tidak mau. Orang-orang terutama ingin tahu apakah vaksin itu aman, bagaimana mengakses layanan imunisasi dan apakah halal. Mengatasi masalah ini dan pertanyaan lain untuk membangun kepercayaan dan penerimaan adalah yang paling penting. Peluang terbaik kita untuk mencegah penyakit parah dan kematian akibat Covid-19 di Malaysia terletak pada imunisasi sekitar 80 persen populasi dalam 12 bulan ke depan. Bukti di Malaysia dan luar negeri memberi tahu kita bahwa memiliki cukup vaksin hanyalah bagian dari solusi untuk menahan dan memperlambat penyebaran penyakit.

Kampanye vaksinasi Covid-19 yang berhasil juga bergantung pada kenyamanan dan kepercayaan diri orang-orang untuk menggunakan vaksin ketika ditawarkan. Kita harus memastikan setiap orang dapat dengan mudah menyampaikan kekhawatiran mereka dan merasa didengarkan. Survei kami membantu kami memahami apa yang orang ketahui, informasi apa yang mereka butuhkan dan bagaimana mereka ingin menerimanya. Kami telah melihat perubahan dramatis dan penting dalam pengetahuan dan sikap tentang Covid-19 di antara orang-orang di Malaysia. Hampir semua (99 persen) orang Malaysia percaya bahwa virus itu “sangat berbahaya” atau “berbahaya” sedangkan pertengahan tahun lalu, hampir empat dari lima orang (78 persen) menganggap virus itu “tidak terlalu berbahaya”. Pergeseran sikap ini berperan besar dalam membantu menghentikan penyebaran penyakit.

Artinya, semakin banyak orang yang cenderung tetap memakai masker, menjaga jarak fisik, dan melakukan tindakan pencegahan lain, termasuk menerima vaksin, untuk menjaga diri, keluarga, teman, dan kolega mereka tetap aman. Hasil juga menunjukkan bahwa masyarakat masih ingin tahu lebih banyak tentang gejala Covid-19 dan risiko tertular virus serta mencari informasi yang komprehensif dan andal tentang vaksin dan perawatan yang saat ini sedang dikembangkan. Komunikasi yang sederhana, jelas, tepat waktu dan empatik yang mengakui apa yang kita lakukan dan yang tidak kita ketahui dapat membantu meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap otoritas kesehatan, yang pada gilirannya dapat secara positif mempengaruhi kesediaan mereka untuk divaksinasi. Sangat penting untuk memahami siapa sumber terpercaya dalam memberikan nasihat kesehatan masyarakat. Kita mungkin hidup di era digital dan media sosial yang instan, tetapi lebih dari satu dari lima orang mengatakan bahwa mereka masih lebih suka mendapatkan informasi dari orang sungguhan, secara tatap muka.

Temuan ini memperkuat peran penting relawan Bulan Sabit Merah, masyarakat sipil kita yang luas, dan petugas kesehatan dalam membantu meyakinkan orang-orang yang peduli tentang vaksin atau mencari informasi lebih lanjut. Percakapan dua arah sangat penting untuk membangun pemahaman yang akurat sambil menghilangkan ketakutan. Perlu diketahui bahwa sumber informasi paling tepercaya di negara ini adalah Pemerintah Malaysia, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), dan Bulan Sabit Merah Malaysia. Pekerja dan relawan garis depan juga merupakan salah satu sumber tepercaya dan mereka layak mendapatkan rasa terima kasih kami yang tiada habisnya. Tidak boleh diremehkan betapa pentingnya peran mereka dalam memberikan pertolongan pertama yang menyelamatkan nyawa, diagnosis dini, dan pengobatan. Memiliki mereka sebagai pendengar yang ramah dan seseorang yang dapat memberikan informasi kritis dan menyelamatkan hidup dapat membuat perbedaan dunia.

Saat ini, baik WHO maupun Bulan Sabit Merah Malaysia sedang mendukung pemerintah dalam persiapan peluncuran vaksin nasional. Vaksinasi memberikan harapan tetapi itu bukan solusi yang berdiri sendiri. Bahkan setelah divaksinasi, kita masih perlu mempraktikkan semua tindakan pencegahan kesehatan masyarakat dan sosial untuk menjaga diri kita tetap terlindungi di masa mendatang. Bahaya Covid-19 hanya akan teratasi jika semua orang aman. Sangat dapat dimengerti bahwa di masa ketidakpastian yang besar ini, masyarakat memiliki pertanyaan dan keprihatinan tentang virus dan vaksin, dan merupakan tanggung jawab kita untuk memberikan kejelasan dan jawaban serta terus membangun kepercayaan pada imunisasi seiring dengan kemajuan kita.

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *