Kalahkan Man United Dengan 22 Penalti, Villarreal Juara

Kalahkan Man United Dengan 22 Penalti, Villarreal Juara – Villarreal keluar sebagai juara Liga Europa setelah mengalahkan Manchester United dengan 22 penalti. Pertandingan final Liga Europa 2020-2021 mempertemukan dua tim terkuat musim ini, yakni Villarreal dan Manchester United, di Gdansk Stadium, Polandia pada hari Rabu tgl 26 Mei 2021 waktu setempat atau Kamis dini hari WIB. Dilansir BolaSport.com dari laman resmi UEFA, Manchester United lebih menguasai jalannya pertandingan dengan penguasaan bola mencapai 57 persen.

Man United memiliki 14 kesempatan, di mana 2 menuju ke gawang Villarreal. Adapun Villarreal mampu melepaskan 12 tembakan dengan 1 di antaranya mengarah tepat ke gawang Manchester United. Pada babak pertama, Villarreal berhasil membungkam Man United.

Jalannya Pertandingan

Pertandingan baru berlangsung delapan menit, sudah ada insiden berdarah terjadi yang menimpa pemain Villarreal, Juan Foyth. Sempat terpeleset karena berupaya mengontrol bola, Foyth harus menerima mukanya membentur lutut kanan Paul Pogba yang datang untuk berupaya merebut bola. Hidung Foyth pun mengeluarkan darah dan harus mendapatkan perawatan di luar lapangan. Kompatriot Lionel Messi di timnas Argentina tersebut sempat bermain lagi dan harus kembali menerima perawatan pada menit ke-18 karena hidungnya kembali mengeluarkan darah.

Manchester United terus menguasai jalannya pertandingan dan menekan garis belakang Villarreal. Namun, hingga pertandingan berjalan 20 menit, Manchester United tak kunjung mencetak peluang emas ke gawang Villarreal. Villarreal justru mendapatkan peluang apik di depan gawang Manchester United pada menit ke-23. Menerima umpan chip rabona dari Carlos Bacca, Pau Torres melepaskan sundulan jarak dekat ke gawang Manchester United. Akan tetapi, bola sundulan Torres masih melambung di atas mistar gawang David de Gea. Keasyikan menekan pertahanan Villarreal, Manchester United justru kebobolan pada menit ke-29 lewat aksi Gerard Moreno. Berawal dari umpan tendangan Tendangan bebas Daniel Parejo, Moreno bertanding dengan Victor Lindelof di dalam kotak penalti.

Bola tendangan Parejo rupanya mampu mendarat dengan pas di kaki kanan Moreno. Penyerang asal Spanyol itu pun hanya perlu menyontek bola dan mengecoh De Gea untuk membawa Villarreal unggul 1-0 atas Manchester United. Manchester United terus berupaya untuk menyamakan kedudukan usai kebobolan oleh gol Moreno. Akan tetapi, berbagai skema serangan Manchester United yang dikomandoi Bruno Fernandes masih bisa diredam oleh barisan pemain Villarreal. Bahkan, sampai pertandingan sudah berjalan 40 menit, Manchester United baru bisa melepaskan empat tembakan dengan hanya satu yang mengarah tepat ke gawang Geronimo Rulli.

Hingga wasit Clement Turpin meniup peluit waktu berhenti babak pertama, skor 1-0 untuk keunggulan Villarreal pun tetap bertahan. Manchester United terus berupaya untuk menyamakan kedudukan usai turun minum. Upaya Manchester United akhirnya berbuah gol pada menit ke-55 lewat aksi Edinson Cavani. Berawal dari tendangan voli kaki kanan Marcus Rashford yang sempat diblok sejumlah pemain belakang Villarreal, Cavani memanfaatkan bola yang masih liar di dalam kotak penalti lawan. Rulli, yang sudah salah menebak arah bola, gagal bangkit dengan cepat dan harus melihat gawangnya dibobol oleh tendangan kaki kanan Cavani dari jarak dekat.

Meski sempat dicek melalui Video Assistant Referee (VAR), gol Cavani akhirnya disahkan dan kedudukan berubah menjadi 1-1. Usai mencetak gol pertama mereka dalam pertandungan kali ini, Manchester United terus menekan pertahanan Villarreal pada babak kedua. Manchester United baru kembali mendapatkan peluang matang pada menit ke-70 melalui kerja sama Bruno dan Rashford. Menerima umpan silang dari Bruno, Rashford, yang sudah berhadapan satu lawan satu dengan Rulli, gagal mencetak gol. Tendangan kaki kanan Rashford dari dalam kotak penalti hanya melebar tipis di sisi kanan gawang Villarreal.

Manchester United dan Villarreal terus melakukan jual-beli serangan pada 10 menit terakhir babak kedua. Namun, berbagai serangan yang dilancarkan kedua tim tidak berbuah gol. Skor 1-1 pun menghiasi akhir babak kedua dan pertandingan dilanjutkan ke babak perpanjangan waktu. Bertanding selama 30 menit dalam dua babak perpanjangan waktu rupanya tidak mampu dimanfaatkan dengan maksimal oleh kedua tim. Pertandingan pun harus dilanjutkan ke babak adu penalti. Villarreal mengambil jatah tendangan penalti lebih dulu melalui penyerang andalan mereka, Gerard Moreno, yang berhasil melaksanakan tugasnya dengan sempurna.

Sementara itu, Manchester United menunjuk Juan Mata sebagai eksekutor pertama yang juga mampu mencetak gol untuk timnya. Sembilan penendang berikutnya dari kedua tim menjalankan tugasnya dengan bagus dalam babak adu penalti sehingga Geronimo Rulli dan David de Gea, selaku kiper, mesti ikut ambil bagian. Petaka datang bagi Manchester United pada penendang terakhir, yakni David de Gea. uhijBerniat menendang menyusur tanah ke arah kiri bawah gawang Villarreal, bola justru berhasil ditepis Geronimo Rulli. Villarreal pun keluar sebagai juara Liga Europa.

Published
Categorized as Bola

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *