Begini Jadinya BMW R NineT Kalau Diet

LowRide  Magazine punya prinsip untuk tidak mengendarai motor begitu saja. Builder Italia itu punya getaran untuk merawat tracker dan membuatnya menjadi perhatian nyata.

Kebanyakan Motorradfahrer akhir-akhir ini menyadari sifat modular R NineT, tapi bahkan BMW sendiri mungkin tidak akan membayangkan transformasi yang penuh gairah ini.

Dipimpin oleh Giuseppe Roncen, sekelompok builder berbakat ini telah merobek dan menghidupkan ulang R NineT 2016 yang bersumber dari BMW Motorrad Italia.

Begini Jadinya BMW R NineT Kalau Diet

Motor ini mempertahankan chassis bawaan pabrik, namun tim pengembang telah mengganti hampir semua hal lain. Meski begitu, Giuseppe mengatakan bahwa motornya mempertahankan teknologi modern.

“Kami tetap mempertahankan keamanan, kehandalan dan kemampuan jalannya yang asli. Kami menyimpan stok knalpot megafon yang pendek buatan tangan,” katanya.

Begini Jadinya BMW R NineT Kalau Diet

Hasilnya adalah R NineT yang telah mengalami penurunan secara dramatis. Sampai-sampai siluetnya lebih menyerupai sebuah tracker.

Bodywork semua memakai aliminium. Tak ada cetakan dan produk lain, hanya memperlihatkan bukti keterampilan yang luar biasa.

Marquez Bukan Tandingan Dovizioso

Legenda Mick Doohan punya prediksi mengenai juara dunia MotoGP 2017. Menurutnya, duel antara Andrea Dovizioso dan Marc Marquez bakal dimenangkan oleh pembalap Repsol Honda.

Menurut Doohan, Marquez bukanlah tandingan sepadan bagi Marquez. Apalagi, Marquez juga unggul 16 poin dari empat balapan tersisa.

“Dovi tidak berada di level Marc. Memang kini ia bertarung dengan para rider terbaik usai bertahun-tahun, tapi saya tak tahu apakah Dovi bisa mendominasi di atas para rivalnya. Mungkin saja saya salah, tapi Dovi memang membuat saya takjub,” tutur pria asal Australia itu.

marc marquez

Ia begitu yakin Marquez bakal memperlebar keunggulannya atas Dovizioso. Menurutnya, si Baby Alien juga berada di jalur yang tepat untuk mengikuti kejayaan Valentino Rossi.

“Marc berada di level lain, ia sebaik Vale. Ia juga punya motor yang sangat baik dan punya kepercayaan besar terhadap timnya. Ia juga makin percaya pada dirinya sendiri. Keunggulannya tak terlalu besar, tapi pasti bisa menambahnya di seri-seri mendatang. Ia terlalu kuat bagi para rivalnya,” pungkasnya.