Bandar Judi Online Gelar Lapak di Warung Kopi Memanfaatkan Wifi Gratisan

Empat penjudi ditangkap jajaran Polres Gresik saat menggelar judi togel dan judi poker online terpercaya di warung kopi.

Empat orang itu adalah Chusnadi Hidayat (52), warga Wonoayu, Jetis, Mojokerto ; Suwanto (41), warga Dusun Sumengko Krajan, Desa Sumengko, Kecamatan Wringinanom; serta Heru (32) dan Yoni (55), keduanya warga Desa Kertosono, Kecamatan Sidayu.

Terungkapnya penjudi ini dari informasi masyarakat bahwa saat itu sedang berlangsung aktivitas perjudian yang digelar di dua tempat berbeda yakni di warung kopi jl Raya Sumengko, Kecamatan Wringinanom, serta di sebuah pos satpam pabrik.

Dari laporan itu, anggota Satreskrim Polres Gresik melakukan penyelidikan. Bahkan, mereka juga melakukan penyamaran.

Dari situlah kemudian polisi menemukan tersangka bernama Chusnadi Hidayat dan Suwanto yang sedang berjudi di pos satpam.

Sementara di warung kopi Desa Kertosono, Kecamatan Sidayu, polisi menangkap tersangka Heru dan Yoni.

“Warung kopi menjadi salah satu tempat yang nyaman untuk bertransaksi judi. Modusnya menggunakan Wifi gratis untuk judi online,” kata Kasat Reskrim Gresik AKP Adam Purbantoro melalui kanit pidum Iptu Moch Dawud, Kamis (16/3/2017).

Dalam pengungkapan kasus judi itu disita barang bukti berupa lima buah telepon seluler (Ponsel), dua buku rekening bank yang digunakan untuk transaksi judi online dan uang tunai Rp 135.000.

Akibatnya, empat orang tersangka dikenakan pasal 303 Kitab Undang-undang Hukum Pidana (KUHP) dengan ancaman

Beralih Profesi, Residivis Perampokkan Ditangkap Saat Lagi Online di Warnet

Seorang residivis kasus perampokan, alih porfesi menjadi penjual narkoba dan juga pemain judi pkrrepublik online.

Namun, pelaku atas nama Roni Aryadi alias Roni Itik (38), diamankan karena terlibat dalam jaringan peredaran narkoba, oleh Satreskoba Polresta Samarinda.

Pria bertatto itu diamankan pada Kamis (28/4) kemarin, sekitar pukul 16.30 wita, di salah satu warnet di jalan Rajawali. Saat diamankan, pelaku tengah bermain judi sabung ayam secara online.

Namun, saat itu pelaku juga membawa 1 poket sabu seberat 2,00 gram, yang disimpanya di saku celana.

Selain mengamankan barang bukti sabu, petugas juga mengamankan uang tunai Rp 550 ribu, dan alat hisap sabu di kediamankan pelaku, saat petugas menggiring yang bersangkutan ke rumahnya untuk dilakukan pengembangan.

“Lagi sial saja saya, biasanya saya tidak pernah bawa sabu keluar rumah. Saya memang saat itu hendak online saja, main sabung ayam, tiba ada orang mendekat, yang ternyata polisi, lalu bawa saya ke rumah,” ungkapnya pasrah, Jumat (28/4/2017).

Sementara itu, Kanit Sidik Satreskoba Polresta Samarinda, Iptu Teguh Wibowo menjelaskan, penangkapan pelaku berawal dari adanya laporan masyarakat, tentang kerapnya pelaku datang ke warnet tersebut, untuk melakukan transaksi narkoba.

“Saat kita amankan memang tengah di depan komputer, tapi sesuai dengan laporan yang kami terima, pelaku ini kerap jualan di warnet itu, dan benar di saku celananya ada sabu,” ungkapnya.